Skip to main content

Posts

Showing posts from January, 2010

FISIOTERAPI PADA GANGGUAN FUNGSI SEKSUAL (DISFUNGSI EREKSI)

Ditulis oleh : Heru Purbo Kuntono, Dipl. PT, M.Kes Problem sex pasca stroke dipengaruhi oleh beberapa factor : 1.Usia 2.Body image 3.Jenis stroke 4.Psikiatris dan emosi Secara general dipengaruhi oleh kemampuan fisik dan daya tahan. Peningkatan kemampuan fisik dan daya tahan dapat diberikan denga cara pemberian model – model fasilitasi diantaranya : 1.Terapi latihan gerak (exercise therapy) 2.Stimulasi elektris, untuk memperbaiki gerak fungsional 3.Psichotherapy 4.Pendekatan medis secara spesifik dalam berbagai aspek Secara general model fasilitasi dapat diberikan oleh fisioterapis okupasional terapis dan dokter. What are some general guidelines for couples resuming sex ? 1.Choose a time when you’re rested, relaxed and free from the stress brought on by the day’s activities 2.wait one to three hours after eating a full meal so digestion can take place 3.select a familiar, Peaceful setting that’s free from interruptions 4.If prescribed by your doctor, take medicine prior to sexual relat

BABY BRAIN GYM

Macam Gerakan Brain Gym · Gerakan Sakelar Otak: Sakelar otak (jaringan lunak di bawah tulang selangka di kiri dan kanan tulang dada) dipijat selama 20-30 detik dengan satu tangan, sementara tangan lainnya memegang atau memijat sebelah kanan dan kiri pusar. Mengoptimalkan pengiriman pesan dari otak kiri ke kanan atau sebaliknya, meningkatkan penerimaan oksigen, dan menstimulasi aliran darah agar lebih lancar mengalir ke otak. Guna: mengoptimalkan keterampilan motorik halus, memperbaiki sikap tubuh, meningkatkan energi, mengurangi stres visual dan relaksasi tengkuk serta bahu. · Gerakan Silang Gerakan ini mengaktifkan hubungan kedua sisi otak dan merupakan gerakan pemanasan untuk semua keterampilan yang memerlukan penyeberangan garis tengah bagian lateral tubuh. * Mengaktifkan gerakan mata dari kiri ke kanan, meningkatkan harmonisasi penglihatan (binokular) * Guna: mengoptimalkan pekerjaan menulis, mendengar, membaca dan memahami, meningkatkan stamina, memperbaiki pernapasan, pendengaran

SENAM OTAK

Otak kita terdiri dari dua belahan, kiri dan kanan. Anehnya, 85 persen orang di dunia ini ternyata hidup dengan mengandalkan otak kiri saja. Sebagian dari sisanya menggunakan kombinasi keduanya, dan sebagian lagi memakai otak kanan. Itulah kesimpulan beberapa penelitian tentang otak. Dari segi fungsi, otak yang terdiri dari dua belahan kiri dan kanan itu seolah memiliki tiga dimensi yang saling berhubungan. Dengan mengoptimalkan penggunaan seluruh bagian ini, fungsi otak dapat dioptimalkan. Sayang, tak semua orang mampu melakukannya. Salah satu cara mengoptimalkan penggunaan semua dimensi otak adalah senam otak. Tak Perlu Waktu Khusus Senam otak atau brain gym adalah serangkaian latihan berbasis gerakan tubuh sederhana. Gerakan itu dibuat untuk merangsang otak kiri dan kanan (dimensi lateralitas); meringankan atau merelaksasi belakang otak dan bagian depan otak (dimensi pemfokusan); merangsang sistem yang terkait dengan perasaan/emosional, yakni otak tengah (limbis) serta otak besar (d

DISLOKASI HIP JOINT

Dislokasi hip joint lebih jarang dijumpai daripada dislokasi bahu atau siku. Mobilnya mempunyai kepala penahan – saat terjadi tabrakan, sehingga lututnya menubruk dashboard dan menggeser kaput femur keluar dari asetabulum. Pertama-tama kaputnya terletak di belakang asetabulum, kemudian segera berpindah ke dorsum illium. Biasanya juga mengalami cedera serius lainnya, terutama fraktur korpus femur, sehingga disokasi hip joint tidak terabaikan. Penderita mungkin mengalami syok berat dan tidak dapat berdiri. Tungkainya terletak dalam posisi tinggi yang sesuai dengan paha difleksikan, dan dirotasikan ke interna. Tungkai pada sisi yang cidera lebih pendek daripada sisi yang normal. Lututnya bersandar pada paha yang berlawanan dan trokantor mayor dan pantat menonjol secara abnormal. Dislokasi hip joint ada 3 macam , yaitu dislokasi posterior, dislokasi anterior, dan dislokasi central. Dislokasi posterior Dislokasi posterior hip joint biasa disebabkan oleh trauma. Ini terjadi pada axis lon

FISIOTERAPI PADA DISLOKASI SHOULDER ANTERIOR

PENDAHULUAN 1. Anatomi Fungsional Dan Biomekanik a. Shoulder joint Gerakan-gerakan yang terjadi digelang bahu dimungkinkan oleh sejumlah sendi yang saling berhubungan erat, misalnya sendi kostovertebral atas, sendi akromioklavikular, permukaan pergeseran skapulotorakal dan sendi glenohumeral atau sendi bahu. Gangguan gerakan dalam sendi bahu sering mempunyai konsekuensi untuk sendi-sendi yang lain di gelang bahu dan sebaliknya. Sendi bahu dibentuk oleh kepala tulang humerus dan mangkok sendi, disebut cavitas glenoidalis. Sendi ini menghasilkan gerakan fungsional sehari-hari seperti menyisir, menggaruk kepala, mengambil dompet, dan sebagainya atas kerjasama yang harmonis dan simultan dengan seni-sendi lainnya. Cavitas glenoidalis sebagai mangkok sendi bentuknya agak cekung tempat melekatnya kepala tulang humerus dengan diameter cavitas glenoidalis yang pendek kira-kira hanya mencakup sepertiga bagian dan kepala tulang sendinya yang agak besar, keadaan ini otomatis membuat send

PENGEMBANGAN STANDAR KOMPETENSI FISIOTERAPI INDONESIA

LATAR BELAKANG Kebijakan kesehatan nasional Indonesia sehat 2010 5 Fenomena utama; transisi, epidemiologi- geografi, temuan baru IPTEK, pengaruh lingkungan, globalisasi, dan demokratisasi Fisioterapi bagian integral pelayanan kesehatan Struktur organisasi baru Depkes LATAR BELAKANG Perkembangan fisioterapi WCPT 1995 – 1999 Piramida pendidikan fisioterapi Indonesia Pelayanan Mandiri dari umum sampai komplek dilandasi profesionalisme Perkembangan Globalisasi D III dan D IV belum ada pola baku Belum ada landasanhukum pelayanan PERMASALAHAN Perbedaan fisioterapi Indonesia dengan fisioterapi dunia terutama pendidikan Dampak APTA 2003 dan WTO 2010 Kualitas pelayanan fisioterapi di Indonesia perlu ditingkatkan Standar Kompetensi Fisioterapi yang ada perlu dikembangkan Perlu pengembangan kurikulum pendidikan fisioterapi Dasar Hukum UU No 32 UU No 20 PP No 23 Kepmenkes 1363 Kepmenpan Jabfung Kep IFI No 71 tahun 2001 Standar Profesi Fisioterapi GATS ( WTO ) : FT termasuk salah satu prof