Skip to main content

Keuntungan memilih fisioterapi

sumber : Try Zyu
Fisioterapis adalah ahli gerak atau "movement expert" yang akan mengoptimalkan kualitas hidup melalui latihan yang ditentukan, treatmen menggunakan tangan langsung (hand-on care) dan edukasi pasien.
Setelah membuat diagnosis, fisioterapis akan membuat rencana treatmen secara personal untuk membantu pasien meningkatkan mobilitas, mengelola nyeri dan kondisi kronis lainnya, pulih dari cedera, dan mencegah cedera dan penyakit kronis.
Fisioterapis memberdayakan pasien untuk menjadi peserta aktif dalam treatmen mereka sendiri, dan bekerja secara kolaboratif dengan profesional kesehatan lainnya untuk memastikan pasien menerima treatmen yang komprehensif.
Fisioterapi dapat menghindarkan efek samping Opioid
Dalam beberapa situasi, dosis yang tepat, pemberian opioid adalah bagian yang tepat dari perawatan medis.
Risiko opioid termasuk depresi, overdosis, dan kecanduan, ditambah gejala saat berhenti digunakan (withdrawal symptoms). Beberapa organisasi kesehatan telah mendesak penyedia layanan kesehatan untuk mengurangi penggunaan opioid dan menggunakan alternatif yang aman seperti fisioterapi untuk sebagian besar nyeri jangka panjang.
Fisioterapi dapat menghindarkan dari operasi
Sebelum pasien menjalani operasi atau tindakan invasif yang relatif mahal, cobalah fisioterapi. Untuk beberapa kondisi, termasuk robekan meniscus, osteoartritis lutut, rotator cuff tear, stenosis spinal, dan penyakit diskus degeneratif, ditreatmen oleh fisioterapis terbukti sama efektifnya dengan operasi.

Comments

Popular posts from this blog

WRIST JOINT

Wrist adalah sendi bagian distal dari extremitas superior. Pada dasarnya sendi wrist mempunyai dua derajat kebebasan yaitu parmal-dorsal fleksi serta radial dan ulnar deviasi. Pergelangan tangan, tangan dan jari-jari tangan tersusun dalam kesatuan fungsi yang kompleks. Tangan mempunyai kemampuan untuk melakukan gerakan-gerakan halus (hine movement) yang terkoordinir dan otomatis. Banyak orang yang menggantungkan produktivitas pada kemampuan fungsi tangan yang tiada batasnya. Dalam melakukan aktivitas ditunjang oleh stabilitas dan gerakan dasar dari bahu dan siku. Untuk melakukan gerakan sendi ini juga diperlukan antara lain otot- otot yang membantu menggerakkan pergelangan tangan dan jari-jari, ligament-ligament yang ada di sekitar sendi yang merupakan penghubung kedua buah tulang atau lebih sehingga tulang menjadi kuat untuk melaku kan sebuah gerakan , dan yang terakhir adalah persyarafan yang berperan me nggerakkan otot-otot pada pergelangan tangan sehingga dapat menghasilka

Anatomi Otot-Otot Pengunyah

SUMBER : infofisioterapi.com Perjalanan M. masseter dari arcus zygomaticus ka angulus mandibulae dapat dipalpasi dengan mudah melalui kulit. Pada saat merapatkan gigi, M. temporalis dapat diraba di fossa temporalis. M. Pterygoideus medialis berinsertio pada permukaan dalam angulus mandibulae. M. pterygoideus lateralis berjalan kea rah dalam dari articulatio temporomandibularis. 1. Otot : M. Temporalis Nervus : Nn. Temporales profundi (N. mandibularis (V/3) Origo : Os temporal di bawah linea temporalis inferior, lapisan dalam fascia temporalis Insertio : Apex dan permukaan medial proc. Coronoideuss mandibulae Fungsi : Serabut anterior menutup mulut, serabut posterior menarik mandibula 2. Otot : M. masseter Nervus : N. massetericus (N. mandibularis (V/3) Origo : - Pars superficialis: 2/3 anterior margo inferior arcus zygomaticus - Pars profunda: sepertiga posterior permukaan dalam arcus zygomaticus Insertio : - Pars superficialis : angulus mandibulae, tuberositas masseterica - Pars profu

Plastisitas Otak

TEORI PLASTISIT AS Sampai saat ini pemahaman terhadap struktur dan fungsi otak masih banyak yang berdasarkan pada model hierarki, dimana tiap-tiap bagian otak memiliki struktur tertentu dan memiliki fungsi tertentu pula (Held in Cohen, 1993). Pemahaman terhadap model ini tidaklah salah, tetapi dapat menyebabkan pemahaman terhadap struktur dan fungsi otak menjadi kaku. Seperti adanya pendapat bahwa kerusakan pada otak tidak akan pernah sembuh kembali, sehingga bagian otak yang rusak tersebut akan kehilangan fungsinya secara permanen Seharusnyalah dipahami juga bahwa struktur dan fungsi otak adalah fleksibel terkait dengan berbagai sistem tubuh dan lingkungan. Adalah benar sel-sel otak yang mengalami kematian tidak bisa sembuh kembali, tetapi masih ada kemungkinan ruang dan waktu bahwa fungsi otak yang hilang akibat kerusakan tersebut diambil alih oleh bagian otak yang lain dengan cara atau mekanisme plastisitas yang sampai sekarang masih menjadi misteri, walaupun sedikit